Kasih yang Sampai

Memandangi dari kejauhan tanpa memiliki tak bisa dimutlakkan sebagai mimpi buruk, kadang begitulah cara Tuhan membuat mekar hati seseorang.
Orang yang hanya bisa mengagumi, tak pernah sadar bahwa jiwanya telah mengumpulkan kekuatan besar.

Cinta yang tak terbalas selalu memiliki alasan. sayangnya pikiran kita telah berhasil lebih dulu meracuni hati agar mabuk dengan sebotol egois. mata hati tertutup dan nyeri karena kekecewaan sudah menjadi kabut.

kekuatan besar itu, melatih seseorang ingat pada keagungan Tuhannya dan menyadari bahwa manusia amatlah lemah dan rentan sekali patah, bahwa berharap kepada sesama ciptaan hanya meniyisakan sakit hati.

tidak ada perasaan yang tak terbalas, semua kasih pasti sampai. karena Maha Cinta tak pernah membiarkan surat-surat menumpuk dalam keranjang hingga huruf-hurufnya memudar.

Iklan

MASJID

Tak perlu lagi saya definisikan apa itu Masjid, yang jelas bangunan itu adalah tempat ibadah kaum muslim, di Indonesia Masjid sangatlah sakral bahkan saking agungnya tempat tersebut sering dikaitkan dengan pusat kota, aloon-aloon terutama, di mana ada aloon-aloon disekitarnya pasti ada Masjid.
Yang sedikit menggelikan juga, Masjid sering ditautkan dengan partai dan politik tertentu, mereka yang bahkan non muslim pun ikut andil besar dalam pembangunan Masjid demi sebuah suara.

Dari situ saya jadi menyimpulkan hal yang selama ini ruwet di kepala, ternyata salah satu alasan mengapa sekarang sulit menjumpai anak-anak tidur di Masjid, ya begitu kalau dulu memang Masjid itu selain untuk ibadah fungsi lainnya untuk kegiatan sosial dan belajar-mengajar, kalau sekarang bisa untuk kegiatan sosial dan kampanye sekaligus. anak-anak yang polos tentu hilang semangat, karena rumah Tuhan telah tertutup baliho.

Kita juga tidak perlu bertanya-tanya lagi mengapa umat islam Indonesia sering meminta-minta sumbangan untuk sebuah tempat ibadah, bukankah itu memalukan?
jawabannya masih tentang kebutuhan pribadi, bukan tulus karena Allah atau peduli agama.
karena dalam syariat islam tidak ada sebuah anjuran agar umatnya mengemis sesama manusia, nabi juga tidak mengajarkan pembuatan proposal, sebab hal seperti itu dapat melemahkan agama. islam itu agama pemberi bukan peminta.

memang tak semua pembangunan Masjid melalui sumbangan-sumbangan bisa dipandang negatif, sebab mata kita mata Indonesia yang sudah banyak merekam hal mayoritas, dan tiap sesuatu yang banyak tentu selalu terlihat besar keburukannya di mata minoritas. maksud saya (maaf) andai saja negara kita dimayoritasi Kristen, mungkin mereka juga akan melakukan hal demikian meminta-minta sumbangan untuk Gerejanya. ini adalah hal wajar, Islam memang besar di dunia ini sehingga perkara minus sedikit saja pasti dipertanyakan.

Untuk yang terakhir, saya sangat menyayangkan akan pembangunan Masjid di pinggir-pinggir jalan raya, disana kadang para panitia pembangunan sampai membuat pos di tengah jalan dan sangatlah mengganggu perjalanan, saya herannya setelah Masjid jadi sedemikian bagus, malahan bangunan tersebut dipagar dan dikunci rapat, hingga para musafir kadang tidak bisa melakukan Ibadah di Masjid yang sebenarnya dibangun dari uang para pengguna jalan. kronologi yang demikian menurut saya semacam kacang lupa kulitnya. heuheu sekian.

Perkawinan dan Kesepian

selamat menempuh perkawinan
kau tak sedikit pun menampakkan raut penyesalan padaku
hatimu kira-kira juga begitu
jadilah istri yang baik tuk suamimu
jangan pernah mencintai dua hal dalam waktu yang sama
karena kau akan menyakiti salah satunya

aku ke pelaminanmu hanya membawa kotak kosong
artinya kau harus menyimpan semua perihalku dan mengembalikannya atau bakar saja
termasuk kenangan terakhir mata kita saling pandang

aku tak harus menyulut sakit hati, mengeluarkan asap hingga air mata menetes
kadangkala sesuatu yang besar cukup dibalas dengan hal yang remeh
tersenyum melihat kebahagiaanmu contohnya

kalau kau sudah memiliki anak dan bermalam-malam terpikir nama untuknya
jangan pernah bercanda tuk mengingat namaku
jadilah ibu yang baik

terimakasih, telah mematahkan hatiku
menghapus dirimu dalam dadaku
kini hatiku terlahir kembali
hakikatnya adalah melupakan selain Tuhan
selamat menempuh kesepian
diri sendiri

Jangan Mati Dulu

kumohon jangan mati dulu
sebelum pasukan hatiku sampai padamu
menjagamu agar tetap utuh di dadaku
sementara aku terus berupaya

kumohon jangan mati dulu
bertahanlah menjadi kekasihku
karena kau lebih dari semua itu
jauh darimu adalah luka
meninggalkanmu adalah garamnya
biar aku kembali kau kenali

kumohon jangan mati dulu
kuatkan diriku agar abadi mengingatmu
seperti ingatan buih ombak pada sang laut
merahasiakanmu dalam mendung
menikmati kasihmu sebagai gerimis

kumohon jangan mati dulu
bagaimana kan kucari penggantimu
kau udara dan aku paru-paru
dimana diriku kan ku tanam
jika kau adalah bumi dalam hidupku

kumohon jangan mati dulu
hiduplah aku!

Silsilah Kopi

Ayah mengajariku menanam sebuah kopi
merawat dan menyimpan sebuah kepahitan menjadi rasa
Ibu mengajaraiku tanam tebu
mengolah kerasnya hidup menjadi butiran-butiran yang manis

aku tumbuh besar dari hal-hal yang tak besar
sesederhana timang-timang ibu
aku berkembang tanpa sesuatu yang istimewa
sesederhana keringat ayah misalnya

aku secangkir kopi
begitu ibu dan ayah menasehati
tanpa sifat lagi.