Seekor Elang yang terjebak


انت حرّ مما انت عنه ايس وعبد لما انت له  طامع.

Kamu akan merdeka (tidak ketergantungan) dari sesuatu yang memang tak pernah kamu harapkan. dan kamu akan menjadi budaknya setiap perkara yang kamu inginkan.

Maksudnya, jika manusia sudah tidak lagi memiliki hasrat ambisi-ambisi untuk memiliki sesuatu, maka hidupnya akan bebas merdeka. Namun menjadi hukum yang berbalik, manusia akan menjadi budak untuk hal-hal yang selalu ada dalam benaknya.

Contoh: Seekor Elang yang terbang gagah melintasi langit tinggi, seseorang akan kesulitan untuk menangkapnya. Akan tetapi jika Elang itu melihat segumpal daging yang terpasang dalam perangkap, maka ia akan mendatanginya dan Elang itu bisa menjadi mainan untuk anak-anak kecil lantaran Elang tak mampu membendung ambisi-ambisinya.

Pernah ada seorang Santri kedatangan gurunya, ia hanya memiliki nasi putih saja, padahal Santri itu ingin sekali memuliakan sang guru lebih dari adanya. Saat santri itu ingin keluar rumah untuk mencari lauk pauk yang enak untuk sang guru tiba-tiba gurunya mencegah “kamu tidak usah kemana-mana, tetaplah disini makan nasi putih ini seadanya saja setelah itu akan kutunjukkan sesuatu padamu”.
setelah jamuan makan selesai sang guru pun mengajak santrinya itu untuk keluar menuju sebuah penjara yang penuh dengan para napi.
“Lihatlah mereka, kebanyakan yang menyebabkan mereka dipenjara sama seperti ketika kita tidak puas dengan nasi putih saja. Mereka ingin mencari lauk pauk dan minuman yang enak hingga segala hal cara dihalalkan”

Seandainya seluruh manusia sudah bisa menerima apa yang telah dikaruniakan padanya, mungkin pencurian atau korupsi akan surut dikit demi sedikit. Namun jangan keliru, menerima pemberian Allah tidak hanya berdiam diri dan melewati hari-hari hanya dengan menunggu. Sebagai hamba kita harus tetap berusaha dan berdoa, segala hasil yang telah kita usahakan musti disyukuri karena bagaimanapun itulah bagian kita.
memang sulit untuk diterapkan dalam kenyataan sehari-hari, kendati demikian marilah tetap berusaha menjadi makhluk yang husnudzann selalu berbaik sangka terhadap apa yang ditakdirkan Allah SWT.

Agar kita tidak menjadi budak bagi nafsu kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s