Akhir-Nya


mungkin ketiadaanku seperti rumput yang tumbuh dengan sendirinya
dikelilingi bunga-bunga anggun paling bersahaja
tinggal menunggu musim sampai aku mati.

ingin sekali aku jumpa sang penggembala
biar kuletakkan arti hidup yang tanpa doa
seperti bulir embun di punggungku
hilang entah diteguk siapa

Tuhan
bila kata adalah doa
aku tak bisa lagi merapalkannya
aku sudah diujung
menunggu titik berkunjung.

Pare

Iklan

One thought on “Akhir-Nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s