Gak Jelas Sejak Dini


Jadi mungkin ke-gak-jelasan saya itu sudah sejak kecil ya, dulu saya sering mandi di sungai belakang rumah. Oh ya bagi kalian yang tidak pernah mandi di sungai sepertinya hidup kalian itu penyakitan banget deh haha.

di sungai belakang rumah saya itu ada filosofinya seperti hidup ini memiliki fase atau tingkatan-tingkatannya bro, klo tingkatan newbie biasanya mandi di tempat yang kedalamannya se lutut, mereka akan berlatih menyentuh, memahami dan menelan air sungai disini.

fase ke dua kedalamannya yang se leher, di fase ini kita biasanya mulai belajar menyelam haha tantangannya siapa yang paling lama di dalam air dia yang paling juara. Tapi gitu kadang pas kita mulai kehabisan nafas dan hendak muncul ke permukaan tiba tiba ada anget2 diatas kepala, warnanya kuning2 item gt deh kita sering sebut itu ‘barangkali’, kalian tau kan ? .

Next tingkatan yang ter-keren, kita menamai tempat ini dengan ‘mulekan’ karena airnya mulek kaya hidup tmen2 sy haha klo saya mah hidupnya jelas seperti air mengalir begitu aja walau kadang iya sih ada ‘barangkali’ berwarna kuning yang ikut numpang ngambang gitu tapi everything jalani saja dengan apa adanya.
di tempat ini sungainya menikung makanya airnya mulek, selain itu kedalamannya pun lebih dari tinggi badan2 kita. hanya para orang terlatih yang boleh dan berani nyemplung (jangan lakukan ini tanpa bimbingan pak lurah), yang paling mbois biasanya kita akan manjat pohon disisi sungai dulu, terus loncat dengan berbagai gaya. Mulai salto ke depan, ke belakang, loncat dg gaya sila, sampe bergelantungan ala tarzan tanpa x. Pengalaman ga asik saya adalah pas loncat gaya meluncur seperti roket  ; kepalanya dulu gais. Dan alhamdulillah masuk ke sungai dg sempurna sampai dasar sehingga kepala saya nancep di pasir2 sungai gt. Sakitnya ya dikepala bro…. Mungkin sejak itu saya mulai gak jelas.

sebenarnya jika ngomong soal mandi di sungai, saya jadi inget sesuatu. Saya pernah membayangkan saat mandi di sungai gt kamu datang mengintip saya dari balik pohon, kemudian kamu dengan merangkak seperti tentara gitu diam-diam mengambil pakaian saya. Lalu ketika kami usai mandi saya baru sadar klo pakaian saya tidak ada dan teman2 sy pun meninggalkan sy, mereka kembali ke kahyangan lebih dulu.
Kamu tau kenapa saya berharap seperti itu? mungkin dg seperti itu Saya bisa tinggal di (bumi) hatimu 🙂 , dan kisah cinta kita seperti Jaka Tarub vs Dewi Nawangwulan . Eeeaaak ambil pakaiankuh kakakkkkk ambiiil pakaian akuuh :D.

Iklan

One thought on “Gak Jelas Sejak Dini

  1. kalau saya mandinya di kali, karena airnya jernih dan dingin. Untuk soal mandi di sungai, glek, sepertinya pikir dua kali. Soalnya saat tinggal di Bogor dulu, belakang rumah di bawahnya Sungai Ciliwung. Kaget banget lihat ada yang mandi, sikat gigi, serta e’e di tempat yang sama. Trus besoknya ada beberapa anak kecil yang dengan rianya berenang, padahal banyak sampah yang hanyut di sekitarnya 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s