Kami dan Be


dihadap cinta, kami seperti bayi saja
kami hanya menangis sebagai terjemah ingin
sesekali tertawa sebab memandang wajahmu yang ayu

kami memiliki kebanggan sendiri
bisa membuat kamu menyeringai
tapi kami menyesal
kenapa hadir terlambat dihidupmu

andai saja kamu mengerti
kami selalu menangis takut
kala kamu datang bersama kekasihmu

kamu selalu menimang kami
memberi harapan-harapan
tapi kamu meminangnya
meninggalkan kekecewaan

kami awe-awe.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s