Untuk Membalas Suratmu


aku sudah menduga
kamu akan juga membalas surat-surat itu
meski aku mengirimnya beberapa tahun yang lalu
dan hampir lupa pula apa isinya

kabarku baik-baik sekali
isteriku tetap manis, ya betul mungkin seperti coklat yang pernah kuberi padamu tempo dulu
aku malu sangat mengingatnya ha… ha….
kamu sendiri bagaimana?

kamu harus mengerti
ketika tulisanmu sampai padaku, aku sudah tak lagi dapat membaca
cucuku-lah yang menerjemahkannya ditelingaku
tentu pula tulisan ini, bukan tanganku yang menggarit

sebenarnya aku harus bertemu langsung denganmu, atau kamu yang menemuiku
supaya kamu tau bahwa Tuhan tetap mengutukku tampan
meski waktu terus menghantam
usia tak merubah apapun dariku, kecuali raga.
selain itu, aku juga ingin melihat cucu-cucumu karena kamu tak memberitahukannya disurat itu

kamu tidak perlu khawatir
entah seperti apa takdir menyapamu
entah sebanyak apa obat yang ku telan
aku masih sangat baik mengingat nama kamu

untuk membalas suratku
suamimu harus tau
atau setidaknya kamu harus belajar bahagia tanpa pura-pura

/kediri

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s