Suket Siji


Dibawah sinar matahari yang tunggal
Satu rumput liar pernah tumbuh-menumbuh tertumbuh
Tangannya, menengadah tinggi menantang angin
Sementara masa kejam mengutuk

Tiada teman, diri sendiri ia tak kenal
Tangkai-tangkai tangguh mulai rapuh
satu rumput liar yang kini kering
Menanti api datang memeluk

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s