Mata Dalam Cermin


Saya ambil serpihan cermin yang baru saja saya hantam dengan genggaman jemari, didalamnya ada dua bola-mata bodoh yang masih menyesal kenapa kamu tak pernah sudi melemparkan senyum? sekejap
saja.

kamu memiliki senyuman tapi tak sudi saya pandang , kenapa ? Apa karena mata saya terlalu layu ? Mengertilah titik dua dan tutup kurungmu adalah musik bagi mata saya 🙂 , satu-satunya senandung yang mampu menembus jiwa ini , saya sering merasa ditempat yang salah bila tidak melihatmu. Tersenyumlah sayang, meski bukan untuk saya. :’)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s