Saat Kamu Diam


Saat kamu diam
Fikiran Saya selalu melayang lebih cepat dari biasanya, hati berdetak sekencang mungkin untuk membangunkan suara hati yang tertidur . Saya merasa sedang digurun pasir menjadi wasit saat Perang Salib , jika saya tak adil maka kedua kubu akan menggorok saya secara bergantian.

Saat kamu diam
Saya sering bertanya pada teman tentang jurang yang paling dalam , tentang gedung yang tertinggi atau tentang ranting pohon apa yang paling kuat . Tapi saya juga menimbang lagi jika saya bunuh diri adakah lagi sesorang yang tak sempurna tapi akan dengan sempurna mencintaimu

Saat kamu diam
Pandangan saya akan memutar kembali film ketika kamu tak diam , akan ada beberapa adegan yang musti saya ulang-ulang. Kemudian cuplikan itu saya lingkari dengan tinta merah nantinya akan saya sadurkan kepadamu “inikah sayang ?”

Saat kamu diam
Saya akan membeli berbungkus-bungkus permen diwarung sebrang jalan. Saya akan berdiri didepan pintu gerbang sekolah dasar adikmu 2 permen untuk satu pertanyaan . Semenjak kita dewasa memang kita tidak bisa se-terbuka adikmu . Sahabatmu terlalu kukuh saat kutanya perihalmu

Saat kamu diam
Setiap sore saya akan menuliskan nama kita dibibir pantai lalu sesekian ombak akan menghapus dan membawa nama kita ke samudra kemudian mendung mengangkatnya . Kamu tau kan? Gerimis yang menitik dijendela kamarmu itu nama kita šŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s