hikmah tai kucing


Misalkan suatu saat, ketika Anda sedang tidur di
malam
hari, tiba-tiba salah seorang saudara Anda datang
menjahili Anda dengan memasukkan (maaf) tahi
kucing
ke dalam hidung Anda… dan cukup dalam. Cuman sedikit kok, hanya sebesar sebutir beras.
heuhue Tapi (tentu saja) yang namanya tahi kucing,
walau
sedikit
sangatlah menyengat.
Nah, ketika Anda pun terbangun, maka Anda tentunya
merasakan bau khas yang menyengat.

Lalu … Misal …kemudian..
Anda cek di kolong tempat tidur, ternyata bersih.
Anda
cek di lemari, bersih juga. Anda cek ke toilet tidak pula Anda jumpai yang namanya tahi kucing.
Tapi kenapa baunya terasa begitu jelas dan dekat?

Lalu, Anda berangkat kuliah/ kerja naik angkot
misalnya, hmm… ternyata di angkot pun bau tahi kucing.
Sampai
kampus/kantor, hmm…dahsyat, ternyata di kampus juga telah tersebar bau tahi kucing.

Sehingga akhirnya Anda pun mulai menyimpulkan :
“Ya Allah, kota ini sudah bau tahi kucing…dimana-mana bau
tahi kucing… apakah kesalahan mereka sesungguhnya?”

wkwkwk astaghfirulloh…
Padahal tahi kucingnya ada di dalam hidung Anda.
Nah, itu sebabnya kita harus melakukan instrospeksi
(ngupil wkwkwk) terlebih dahulu sebelum menilai apa pun yang ada di sekitar kita.

Bersihkan diri sebelum berkomentar. Ibaratnya, bersihkan dulu “isi” hidung kita
(baca;ngupil),
sebelum kita
menilai dan meyakini bahwa ada sesuatu yang
berbau tidak sedap di sekitar kita.

so? selamat ngupil heuheuhue

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s